05 July 2015

Persamaan Kisah Hokage Dan Presiden Republik Indonesia


#1. Hokage Pertama - Presiden RI 1
Hashirama Senju dan Ir. Soekarno merupakan cikal bakal dari berdirinya Konoha dan Indonesia. Mereka adalah pemimpin pertama dan juga pendiri. Mereka begitu sangat di kagumi dan di hormati karena kemampuannya dan kharismanya serta usaha untuk memerdekakan dan membentuk negara sendiri.

#2. Hokage kedua - Presiden RI 2
Tobirama Senju dan Soeharto meruupakan pemimpin kedua sebagai Hokage dan Presiden. Pada masa sebelum mempimpin keduanya pernah ikut andil dalam membantu hokage dan presiden untuk meminpin negara. Keduanya memiliki sikap yang sangat mirip yaitu tegas. Jika anda mengikuti cerita naruto maka anda akan mengetahui bentuk ketegasan Hokage kedua dan Juga Soeharto sudah bukan hal umum lagi jika dia adalah presiden yang tegas , tegap dan berani.

#3. Hokage Ketiga - Presiden RI 3h
Hiruzen Sarutobi dan B.J. Habibie merupakan pemimpin ketiga sebagai Hokage dan Presiden. Untuk ukuran fisik pasti anda telah mengetahuinya yaitu sama-sama memiliki tubuh yang mungil dan sedikit agak kecil di bandingkan pemimpin terdahulunya. Selain itu kedua pemimpin ini sama-sama jenius walaupun masa jabatan mereka sangat berbeda.

#4. Hokage Keempat - Presiden RI 4
Minato Namikaze - Abdurahman Wahid merupakan pemimpin keempat sebagai Hokage dan Presiden. Keduanya sama-sama memiliki masa jabatan yang sebentar namun walau sebentar keduanya telah memberikan kontribusi bagi negaranya. Dan selain itu persamaan lainya adalah sama-sama suka tersenyum dan tidak tegang.

#5. Hokage Kelima - Presiden RI 5
Megawati dan Tsunade merupakan pemimpin kelima sebagai hokage dan Presiden. Sudah sangat jelas bahwa mereka adalah pemimpin pertama wanita untuk memimpin negaranya ( konoha dan Indonesia). Uniknya lagi bahwa Tsunade adalah keturunan langsung dari Hokage pertama sedangkan megawati juga keturunan langsun dari Presiden RI 1.

#6. Hokage Keenam - Presiden RI 6
Hatake Kakashi dan SBY merupakan pemimpin keenam sebagai Hokage dan Presiden. Persamaan yang paling mencolok adalah keduanya sama-sama lahir dari militer ( ANBU dan TNI ) dan pada masa tersebut pernah mempimpin kelompok di bawah pimpinannya.

#7. Hokage Ketujuh - Presiden RI 7
Naruto dan Jokowi merupakan pemimpin ke tujuh sebagai Hokage dan Presiden. Bukan hal umum lagi jika impian naruto menjadi hokage hanya guyonan belaka bagi sebagian orang. Dia di remehkan di kucilkan dan banyak yang menganggap dia tidak akan bisa menjadi hokage karena sikapnya yang bodoh. Jokowi terlahir dari keluarg kecil dan hanya pernah jadi pengusaha mebel, dalam perjalanannya menjadi presiden, dia di remehkan, di anggap tidak mampu bahkan di bilang muka ndeso gak pantas menjadi presiden. Kenyataannya keduanya dapat menepis angapan-anggapan itu dan kini menjadi pemimpin yang di inginkan oleh rakyat.

5 Negara Tetangga Yang Selalu Membuat Ulah Kepada Indonesia



Indonesia negeri luar biasa. Satu-satunya wilayah kepulauan berbentuk republik. Secara geografis diapit dan berbatasan langsung oleh beberapa negara. Namanya punya 'tetangga', ada kisah-kisah terbangun antara kita dengan mereka. Mulai dari kisah menyenangkan, mengharu-biru, sampai membuat tangan terkepal.

Lain di bibir lain di hati. Persahabatan tentu harus terbangun demi dunia yang lebih baik. Namun beberapa kali negara-negara berbatasan dengan Indonesia ini malah bikin ulah. Mereka seperti dendam kesumat pada kita dengan pelbagai alasan.

Apa saja hal yang bikin hubungan kita dan tetangga ini bagai kucing-anjing? Dilansir dari pelbagai sumber, berikut ulasannya.


1. Papua Nugini

Di Wilayah Timur Papua Nugini menjadi tetangga berbatasan langsung dengan kepulauan Papua milik Indonesia. Meski dekat namun mereka kerap berulah. Salah satunya cuek bebek atas surat permohonan pemerintah RI soal pemulangan buronan kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra.

Mereka juga kerap melanggar batas udara dan terbang di wilayah Indonesia. Duta besar RI Andreas Sitepu bermarkas di Ibu Kota Port Moresby bahkan terancam diusir oleh Perdana Menteri Peter O'Neil.

Paling bikin kesal yakni tentara di perbatasan Papua Nugini dengan Kota Merauke ternyata suka usil. Mereka beberapa kali membakar kapal nelayan Indonesia padahal tidak melanggar wilayah perairan mereka. Nelayan Indonesia malah disuruh berenang pulang.


2. Singapura

Singapura, meski luas wilayahnya tak sampai sepulau Bali namun hobi bikin ulah pada Indonesia. Paling anyar yakni penamaan kapal laut KRI Usman-Harun.

Sersan Usman Haji Mohamad Ali dan Kopral Harun merupakan dua anggota marinir kebanggaan negeri ini yang gugur saat masa konfrontasi kita dengan Negeri Singa itu. Usman dan Harus mendapat gelar pahlawan. Namun bagi Singapura dua prajurit itu justru dianggap teroris sebab melakukan sabotase dan pemboman di gedung McDonald House, menewaskan tiga orang, serta melukai 22 warga sipil.

Hingga kini Singapura agak-agak sensitif dan 'rempong' jika mendengar nama Usman dan Harun. Mereka juga tidak sudi perairannya dilalui oleh kapal bernama keduanya.


3. Malaysia

Sebenarnya habis kata-kata pada tetangga satu ini. Indonesia-Malaysia benar-benar mewakili umumnya kehidupan bertetangga versi sinetron. Bertemu langsung saling mesam-mesem, di belakang nyinyir.

Berulang kali Malaysia berulah bikin bangsa ini gregetan. Mulai dari klaim kebudayaan seperti batik, keris, dan sebagainya. Klaim makanan tradisi, lagu 'Rasa Sayange', hingga pelbagai kasus tenaga kerja yang dari zaman kuda gigit besi belum terselesaikan hingga kini. Herannya masih banyak warga Indonesia yang nekat bekerja di Negeri Jiran meski cerita pahit TKI kita lebih banyak ketimbang manisnya. http://goo.gl/vFXVkt

Tak hanya menghina kebudayaan bahkan pejabat Malaysia berani menghina banyak tokoh negeri ini seperti Bacharuddin Jusuf Habibie dan Abdurahman Wahid. Ini semakin menguatkan dugaan jika tetangga satu ini memang memiliki dendam pribadi pada kita.


4. Australia

Diam-diam menusuk dari belakang, itulah Australia. Tak ada angin dan tak ada hujan, ternyata mereka berani menyadap jaringan ponsel dan Internet di Indonesia, bahkan telepon genggam pribadi milik mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Belum lagi mereka menghalau kapal imigran gelap ke wilayah perairan Indonesia. Dalam hukum internasional perbuatan mereka bisa diseret ke pengadilan dunia. Australia termasuk negara yang telah ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai tempat bagi pencari suaka. Namun kasus ini memperlihatkan mereka cuci tangan.


5. Timor Leste

Negara bekas bagian Indonesia ini memang masih memiliki sengketa berkepanjangan soal perbatasan. Hingga kini masalah itu belum diselesaikan dan pembicaraan selalu alot.

Beberapa warga Timor Leste wilayahnya berbatasan langsung dengan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) juga sering bentrok masalah perbatasan. Hingga kini kedua negara hanya menambah penjaga dan pengamanan di area tengah dua negara.




Lapan Sukses Luncurkan Roket RX-450


 Lapan berhasil meluncurkan roket RX-450. Peluncuran berlangsung di Balai Produksi dan Pengujian Roket Pameungpeuk, Jawa Barat, Rabu (13/5/2015). RX 450 merupakan roket sonda yang mempunyai diameter 450 mm yang dapat digunakan untuk mengukur parameter atmosfer.Roket ini direncanakan mampu mencapai ketinggian dan jangkauan maksimum berturut-turut sebesar 44 km dan 129 km jika ditembakkan pada sudut elevasi 70 derajat. 
Roket RX 450 merupakan bagian dari roket bertingkat yang akan digunakan sebagai Roket Pengorbit Satelit (RPS). Uji terbang roket ini merupakan bagian dari tahapan dalam penguasaan roket RPS yang direncanakan dapat membawa muatan 50 kg ke orbit rendah.
Pada uji terbang roket RX 450 tersebut motor roket dapat berfungsi dengan baik untuk membawa terbang roket. Beberapa hal masih harus terus dilakukan untuk memperoleh hasil terbang yang maksimal.Setelah peluncuran RX-450, Lapan berencana untuk menuju peluncuran berikutnya yaitu RX-550 dan roket berdiameter yang lebih besar. Hasil peluncuran tersebut menjadikan motivasi bagi Lapan untuk lebih maju dalam peningkatan dan pengembangan teknologi antariksa khususnya roket.Peluncuran disaksikan oleh Kepala Lapan Prof. Thomas Djamaluddin, Deputi Bidang Teknologi Dirgantara Dr. Rika Andiarti beserta pejabat struktural dan para peneliti Lapan, perwakilan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, serta PT Pindad.Lapan.go.id#lapan   #roket   #tni  adg

LAPAN Ternyata Diam-Diam Pernah Merancang Pesawat Tempur Generasi Ke-5




Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Indonesia diam-diam pernah merancang pesawat jet tempur canggih generasi 5. Teknologi ini setara dengan teknologi pesawat tempur stealth atau ‘siluman’ F22 milik Amerika Serikat (AS).Pengembangan konsep pesawat tempur ‘siluman’ diberi nama Lapan Fighter Experiment (LFX) sejak 2 tahun lalu.“Lapan Fighter Experiment dirancang mulai tahun 2012. Kita lakukan riset.
 Dasarnya diminta oleh Kemhan (kementerian pertahanan),” kata Peneliti Utama LAPAN Sulistyo Atmadi saat diskusi penerbangan di Kantor Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN, Rumpin, Bogor, Kamis (19/3/2015).LAPAN saat itu mengusulkan 2 jenis jet tempur LFX.
 Saat ini, tahap pengembangan baru masuk ke fase awal.“Kalau pengembangan jet tempur harus ada beberapa design,” sebut Sulistyo sambil menunjukkan model LFX di Kantor Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN.Namun program tersebut terpaksa dibekukan karena keterbatasan biaya. Apalagi LAPAN memiliki fokus mengembangkan pesawat terbang sipil, seperti N219, apalagi pengembangan N219 membutuhkan dana tidak sedikit.
 Saat ini N219 sudah tahap finalisasi pembuatan prototipe oleh PT Dirgantara Indonesia (PT DI) di Bandung, Jawa Barat.“Lama pengembangan seharusnya 10 tahun. Seharusnya dilanjutkan tahun berikutnya. Tahun kedua nggak ada dana,” sebutnya.Meski demikian, pengembangan awal tersebut bisa menambah kompetensi LAPAN. Apalagi Kementerian Pertahanan (Kemenhan) bersama PT Dirgantara Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB) sedang mengembangkan jet tempur KFX/IFX bersama Korea Selatan. LAPAN siap membantu pengembangan program KFX/IFX.“Tujuan kita bukan sampai bikin pesawat. Kita siapkan sumber daya manusia untuk mampu dukung KFX/IFX,” ujarnya.

Kekayaan Natuna Yang Membuat Cina Tergiur Untuk Menguasainya


  
Kepulauan Natuna membuat beberapa perusahaan asing seperti Petronas (Malaysia), ExxonMobil (AS), Chevron (AS), Shell (Inggris-Belanda), StatOil (Norwegia), ENI (Italia), Total Indonesie (Perancis), dan China National Petroleum Corporation (China) tak ingin melepas potensi untung besar ini.Seperti diketahui, China secara sepihak pada 2009 menggambar sembilan titik ditarik dari Pulau Spratly di tengah Laut China Selatan, lalu diklaim sebagai wilayah Zona Ekonomi Eksklusifnya. 
Pemerintah Indonesia di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah memprotes lewat Komisi Landas Kontinen PBB.Garis putus-putus yang diklaim pembaruan atas peta 1947 itu membuat Indonesia berang. Padahal RI sebenarnya berencana menjadi penengah negara-negara yang berkonflik akibat Laut China Selatan.Usut punya usut, klaim yang bikin repot enam negara ini dipicu kebijakan pemerintahan Partai Kuomintang (kini berkuasa di Taiwan). Mazhab politik Kuomintang menafsirkan wilayah China mencapai 90 persen Laut China Selatan.China sejauh ini telah bersengketa sengit dengan Vietnam dan Filipina akibat klaim mereka di Kepulauan Spratly.