08 January 2016

EFISIENSI BIAYA LOGISTIK SISTEM TRANSPORTASI INTERMODA


 EFISIENSI BIAYA LOGISTIK SISTEM TRANSPORTASI INTERMODA
 

DISUSUN OLEH:
ROSIANTO AGUNG PRABOWO 
C.111.14.0121
 
 

YAYASAN ALUMNI UNIVERSITAS DIPONEGORO
FAKULTAS TEKNIK / S1 TEKNIK SIPIL
UNIVERSITAS SEMARANG
JL. SOEKARNO HATTA SEMARANG


 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR.................................................................................... I

DAFTAR ISI................................................................................................... II

 

BAB. 1 PENDAHULUAN...................................................................................... 1

A.  Latar Belakang............................................................................................. 1

B.  Rumusan Masalah........................................................................................ 3

C.  Tujuan Penulisan.......................................................................................... 3

 

BAB. 2

LANDASAN TEORI ............................................................................................... 4

A.  Nilai guna tempat (Place Utility).............................................................. 5

B.  Nilai guna waktu (Time Utility)................................................................ 5

  

BAB. 3

PEMBAHASAN......................................................................................................... 6

A. Transportasi Dan Distribusi Fisik .............................................................. 6

B. Lokasi Dan Transportasi.............................................................................. 9

C. Manajemen Angkutan/Lalu Lintas (Traffic Management)..................... 9

D. Material Handling Dan Transportasi......................................................... 10

E. Dokumen Angkutan...................................................................................... 11

 

BAB. 4

PENUTUP.................................................................................................................... 13

Kesimpulan.................................................................................................... 13

Saran............................................................................................................... 13

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


EFISIENSI BIAYA LOGISTIK SISTEM TRANSPORTASI INTERMODA

 

BAB I

 

PENDAHAHULUAN

 

 

1. LATAR BELAKANG

 

            Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiki lebih dari 17.000 pulau dengan total wilayah 735.355 mil persegi. Indonesia dan menempati peringkat keempat dari 10 negara berpopulasi terbesar di dunia (sekitar 220 juta jiwa). Tanpa sarana transportasi yang memadai maka akan sulit untuk menghubungkan seluruh daerah di kepulauan ini.

 

            Kebutuhan transportasi merupakan kebutuhan turunan (derived demand) akibat aktivitas ekonomi, sosial, dan sebagainya. Dalam kerangka makro-ekonomi, transportasi merupakan tulang punggung perekonomian nasional, regional, dan lokal, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Harus diingat bahwa sistem transportasi memiliki sifat sistem jaringan di mana kinerja pelayanan transportasi sangat dipengaruhi oleh integrasi dan keterpaduan jaringan.

 

            Sarana transportasi yang ada di darat, laut, maupun udara memegang peranan vitaldalam aspek sosial ekonomi melalui fungsi distribusi antara daerah satu dengan daerah yang lain. Distribusi barang, manusia, dll. akan menjadi lebih mudah dan cepat bila sarana transportasi yang ada berfungsi sebagaimana mestinya sehingga transportasi dapat menjadi salah satu sarana untuk mengintegrasikan berbagai wilayah di Indonesia. Melalui transportasi penduduk antara wilayah satu dengan wilayah lainya dapat ikut merasakan hasil produksi yang rata maupun hasil pembangunan yang ada.

 

            Skala ekonomi (economy of scale), lingkup ekonomi (economy of scope), dan keterkaitan (interconnectedness) harus tetap menjadi pertimbangan dalam pengembangan transportasi dalam kerangka desentralisasi dan otonomi daerah yang kerap didengungkan akhir-akhir ini. Ada satu kata kunci ini disini, yaitu integrasi, di mana berbagai pelayanan transportasi harus ditata sedemikian rupa sehingga saling terintegrasi, misalnya truk pengangkut kontainer, kereta api pengangkut barang, pelabuhan peti kemas, dan angkutan laut peti kemas, semuanya harus terintegrasi dan memungkinkan sistem transfer yang terus menerus (seamless).

 

            Kebutuhan angkutan bahan-bahan pokok dan komoditas harus dapat dipenuhi oleh sistem transportasi yang berupa jaringan jalan, kereta api, serta pelayanan pelabuhan dan bandara yang efisien. angkutan udara, darat, dan laut harus saling terintegrasi dalam satu sistem logistik dan manajemen yang mampu menunjang pembangunan nasional.

 

            Transportasi jika ditilik dari sisi sosial lebih merupakan proses afiliasi budaya dimana ketika seseorang melakukan transportasi dan berpindah menuju daerah lain maka orang tersebut akan menemui perbedaan budaya dalam bingkai kemajemukan Indonesia. Disamping itu sudut pandang sosial juga mendeskripsikan bahwa transportasi dan pola-pola transportasi yang terbentuk juga merupakan perwujudan dari sifat manusia. Contohnya, pola pergerakan transportasi penduduk akan terjadi secara massal dan masif ketika mendekati hari raya. Hal ini menunjukkan perwujudan sifat manusia yang memiliki tendesi untuk kembali ke kampung halaman setelah lama tinggal di perantauan.

 

            Pada umumnya perkembangan sarana transportasi di Indonesia berjalan sedikit lebih lambat dibandingkan dengan negara-negara lain seperti Malaysia dan Singapura. Hal ini disebabkan oleh perbedaan regulasi pemerintah masing-masing negara dalam menangani kinerja sistem transportasi yang ada. Kebanyakan dari Negara maju menganggap pembangunan transportasi merupakan bagian yang integral dari pembangunan perekonomian. Pembangunan berbagai sarana dan prasarana transportasi seperti halnya dermaga, pelabuhan, bandara, dan jalan rel dapat menimbulkan efek ekonomi berganda (multiplier effect) yang cukup besar, baik dalam hal penyediaan lapangan kerja, maupun dalam memutar konsumsi dan investasi dalam perekonomian lokal dan regional.

 

            Sektor transportasi dikenal sebagai salah satu mata rantai jaringan distribusi barang dan penumpang telah berkembang sangat dinamis serta berperan didalam menunjang pembangunan politik, ekonomi, sosial budaya maupun pertahanan keamanan. Pertumbuhan sektor ini akan mencerminkan pertumbuhan ekonomi secara langsung sehingga transportasi mempunyai peranan yang penting dan strategis. Keberhasilan sektor transportasi dapat dilihat dari kemampuannya dalam menunjang serta mendorong peningkatan ekonomi nasional, regional dan lokal, stabilitas politik termasuk mewujudkan nilai-nilai sosial dan budaya yang diindikasikan melalui berbagai indikator transportasi antara lain: kapasitas, kualitas pelayanan, aksesibilitas keterjangkauan, beban publik dan utilisasi.

 

 

2. RUMUSAN MASALAH

 

Berdasarkan latar belakang masalah yang diuraikan diatas, maka permasalahan yang akan dibahas dalam makalah ini adalah:

 

1.      Uraian umum mengenai pengertian dari transportasi.

2.      Transportasi juga merupakan tulang punggung dari perekonomian.

3.      Penjelasan tentang manajemen angkutan atau traffic management.

 

 

3. TUJUAN PENULISAN

Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah:

• Untuk mengetaui secara umum tentang karakteristik dari dunia transportasi secara keseluruhan terutama pada bagian distribusi transportasi.

• Untuk menambah wawasan kita mengenai perkembangan transportasi di Indonesiaa saat ini, terutama distribusi transportasi.

• Sebagai tugas kelompok pada mata kuliah “Ekonomi Transportasi”.





BAB II

 

LANDASAN TEORI

 

 

 

 

Secara umum, transportasi dibedakan dalam beberpa jenis yaitu:

• Transportasi udara

• Transportasi laut

• Transportasi darat

 

Menurut Abbas Salim (1993), transportasi adalah kegiatan pemindahan barang (muatan) dan penumpang dari suatu tempat ke tempat lain. Dimana dalam transportasi terdapat dua unsur penting yaitu:

1.  Pemindahan/pergerakan.

2.  Secara fisik tempat dari barang (komoditi) dan penumpang ke tempat lain.

 

Dalam transportasi terdapat dua kategori penting :

1.      Pemindahan bahan-bahan dan hasil produksi dengan menggunakan alat angkut

2.      Mengangkut penumpang dari suatu tempat ke tempat lain.

 

Hal yang sama juga dikemukakan oleh Rustian Kamaludin (1986), bahwa transportasi adalah mengangkut atau membawa sesuatu barang dari suatu tempat ke tempat lainnya atau dengan kata lain yaitu merupakan suatu pergerakan pemindahan barang –barang atau orang dari suatu tempat ke tempat yang lain.

 

Selain itu menurut Rustian Kamaludin (1986), manfaat dari adanya transportasi dapat dibagi dalam dua bagian yaitu:

 

1.   Nilai guna tempat (Place Utility)

 

Yaitu kenaikan atau tambahan nilai ekonomi atau nilai guna dari suatu barang atau komoditi yang diciptakan dan mengangkutnya dari suatu tempat  ke tempat lainnya yang mempunyai nilai kegunaan yang lebih kecil, ke tempat atau daerah dimanabarang tersebut mempunyainilai kegunaan yang lebih besara yang biasanya diukur dengan uang (interens of money)

 

2.   Nilai guna waktu (Time Utility)

 

      Yaitu kesanggupan dari barang untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan menyediakan barang-barang, tidak hanya dimana mereka membutuhkan, tetapi dimana mereka perlukan.

 

Transportasi diartikan sebagai pemindahan barang dan manusia dari suatu tempat ke tempat lainnya, hal ini terlihat bahwa :

 

1)      Adanya muatan yang diangkut.

 

2)      Tersedianya kendaraan sebagai alat angkut.

 

3)      Adanya jalan yang dapat dilalui oleh alat angkut tersebut.

 

Pemindahan barang dan manusia dengan angkutan adalah untuk bertujuan menaikkan atau menciptakan nilai ekonomi dari suatu barang, dengan demikian pengangkutan dilakukan karena nilai suatu barang lebih tinggi di tempat tujuan dari pada tempat asalnya.

 

 

 

 

 

 

BAB III

 

PEMBAHASAN

 

 

 

• TRANSPORTASI DAN DISTRIBUSI FISIK

 

1.      Transportasi Tulang Punggung Perekonomian

 

            Pengertian Transportasi secara umum adalah Rangkaian kegiatan memindahkan/ mengangkut barang dari produsen sampai kepada konsumen dengan menggunakan salah satu moda transportasi, yang dapat meliputi moda transportasi darat, laut/ sungai maupun udara.

 

Rangkaian kegiatan yang dimulai dari produsen sampai kepada konsumen lazim disebut rantai transportasi (chain of transportation).

 

            Tiap sektor disebut mata rantai (link) yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Kelancaran dan kecepatan arus transportasi ditentukan oleh mata rantai yang terlemah dari rangkaian kegiatan transportasi tersebut, sampai pada mata rantai yang terkuat.

 

Transportasi mempunyai peranan penting bagi industri karena produsen mempunyai kepentingan agar barangnya diangkut sampai kepada konsumen tepat waktu, tepat pada tempat yang ditentukan, dan barang dalam kondisi baik.

 

            Di Indonesia dikenal pula transportasi dalam arti mencakup sama dengan pengertian distribusi dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 10 tahun 1988 tanggal 26 Februari 1988 tentang Jasa pengurusan Transportasi , pasal 1 berbunyi :

 

            “yang dimaksud dengan jasa pengurusan transportasi (Freight Forwarding) dalam keputusan ini adalah usaha yang ditunjukan untuk mewakili kepentingan pemilik barang untuk mengurus semua kegiatan yang diperlukan bagi terlaksananya pengiriman dan penerimaan barang melalui transportasi darat, laut, dan udara yang dapat mencakup kegiatan penerimaan, penyimpanan, sortasi, pengepakan, penundaan, pengukuran, penimbangan, pengurusan penyelesaian dokumen, penerbitan dokumen, perhitungan biaya angkut, klaim, asuransi atas pengiriman barang serta penyelesaian tagihan dan biaya biaya lainnya berkenaan dengan pengiriman barang barang tersebut sampai dengan diterimanya barang oleh yang berhak menerimanya”

 

            Transaksi perdagangan adalah proses pemindahan barang dari penjual kepada pembeli dengan pembayaran yang dilakukan pembeli kepada penjual

 

Beralih atau perpindahan barang dagangan tersebut dapat terjadi melalui :

      Dari gudang (stock) yang dimiliki penjual, menuju gudang/ tempat yang ditunjukan oleh pembeli

      Dari pabrik dimana barang tersebut diproduksi menuju gudang/ tempat yang ditunjuk oleh pembeli

      Dari gudang/ daerah pertanian atau perkebunan dimana barang (hasil pertanian) tersebut dihasilkan

      Dari lokasi pertambangan (barang tambang) menuju gudang/ tempat pabrik dimana hasil tambang tersebut dibutuhkan jadi bahan baku

 

 

2.      Hinterland dan Intermoda Transportasi

 

            Hinterland adalah daerah belakang suatu pelabuhan. Luas suatu hinterland relatif dan tidak mengenal batas administratif suatu daerah, provinsi atau batas suatu negara tergantung kepada ada atau tidaknya pelabuhan yang berdekatan dengan daerah tersebut.

 

Intermoda Transportasi adalah Pengangkutan barang atau penumpang dari tempat asal sampai ketempat tujuan dengan menggunakan lebih dari satu moda transport tanpa terputus dalam arti biaya, pengurusan adminisratif, dokumentasi dan adanya satu pihak yang bertanggung jawab sebagai pengangkut.

 

            Pelayanan intermoda transportasi disebut pula pelayanan dari pintu ke pintu (door to door service).

 

            Ada 3 aspek yang perlu diperhatikan dalam hal intermoda transportasi, yaitu :

1. Aspek teknis

Secara teknis harus ada hubungan tiap moda dengan fasilitas yang digunakan untuk menangani jenis barang atau kemasan yang dibawa.

2. Aspek dokumentasi/file

Hanya ada satu macam dokumen pengangkutan yaitu yang dikeluarkan oleh yang  bertindak sebagai pengangkut

3. Aspek tanggung jawab (liability)

Dalam pelaksanaan intermoda transportasion hanya satu pihak yang bertanggung jawab terhadap terselenggaranya transportasi.

 

Dari segi nasional ada beberapa faktor yang harus diciptakan agar intermoda transportation ini berhasil mencapai tujuannya :

1.   Prasarana dan sarana transportasi dan komunikasi yang baik, dari/ke hinterland.

2.   Peraturan perundang undangan yang mendukung yang menyangkut dokumen pengangkutan,  prosedur bea cukai, pertanggungan jawab pengangkutan (liability) termasuk terminal operator liability.

3.   Keserasian hubungan antarmoda baik secara teknis maupun sistem operasi.

4.   Tersedianya informasi yang akurat tentang kegiatan transportasi.

 

 

 

 

• LOKASI DAN TRANSPORTASI

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi penentuan lokasi industri/ pabrik adalah tersedianya jasa pengangkutan. Transportasi merupakan faktor yang penting diperhatikan, karena aktifitas pengangkutan meliputi mengangkut memindahkan sampai ketempat tujuan yang membutuhkan biaya pula.

 

            Sebaiknya pabrik/ industri didirikan di daerah yang mempunyai fasilitas pengangkutan tersedianya jalan jalan kendaraan ke pabrik, dekat dengan stasiun kereta api atau pelabuhan sehingga pabrik tersebut mudah dihubungi.

 

Dalam analisis lebih lanjut untuk menentukan lokasi industri/ pabrik, sebagai patokan utama ialah biaya transportasi.

 

            Penentuan lokasi perusahaan dapat ditempatkan pada lokasi yaitu :

1.      Terpusat pada sumber bahan baku

2.      Dipusatkan dekat pasar

3.      Ditempatkan pada sumber daya manusia

4.      Penempatan dimana saja, setiap lokasi sama yang disebut junction yaitu jarak antara ketempat sumber bahan baku pasar dan SDM sama.

 

 

• MANAJEMEN ANGKUTAN/LALU LINTAS (TRAFFIC MANAGEMENT)

 

Traffic dapat didefinisikan pengangkutan penumpang dan muatan dengan alat angkutan dari suatu tempat ke tempat lain.

 

            Angkutan penumpang (passanger traffic) angkutan penumpang dapat dilihat dari beberapa segi yaitu :

a.       Pengangkutan penumpang antarkota dengan kendaraan.

b.      Alat pengangkutan yang digunakan adalah bus, mobil, sedan, angkutan kereta api, angkutan menggunakan kapal laut dan pengangkutan dengan pesawat udara.

c.       Selain itu pengangkutan penumpang penyebaran secara geografis yaitu transmigrasi, angkutan turis dalam negri dan luar negeri ke daerah daerah.

 

            Angkutan muatan (barang), jumlah muatan yang di angkut untuk antar kota menggunakan berbagai bagai jenis moda transportasi antara lain menggunakan kereta api, truk, container (sistem peti kemas) kapal dan tongkang yang ditarik oleh tugboat.

 

            Barang barang umum yang diangkut dalam jumlah besar atau partai kecil. Distribusi pengangkutan barang barang berbeda menurut volume yang diangkut, pengiriman barang dalam jumlah besar maupun kecil, jarak, berat dari muatan yang diangkut pun berbeda.

 

Untuk pengangkutan domestik dan perdagangan internasional ada pola tertentu yang digunakan untuk lalu lintas muatan (barang). Arus barang dan lembaga penyalur komoditi yang dimanfaatkan dalam rangka pengiriman barang melalui pengangkutan perlu di analisis mengenai lalu lintas muatan (traffic).

 

            Analisis traffic

 

            Tujuan dari analisis traffic ini adalah :

a.       Untuk menentukan tempat pemasaran dan pemanfaatan angkutan yang tersedia.

b.      Bahan pertimbangan untuk pelayanan, bagi sumber pendapatan dan tarif angkutan.

c.       Menentukan pengaruh dari persaingan sempurna, dalam mengangkut barang barang    serta pertimbangan untuk penentuan tarif jasa angkutan.

d.      Untuk mengembangkan pasar baru serta penemuan sumber sumber bahan baku.

 

• MATERIAL HANDLING DAN TRANSPORTASI

 

Pengertian material handling merupakan kegiatan mengangkat, mengangkut, dan meletakkan bahan bahan dan barang barang dengan menggunakan alat transportasi.

 

Dalam material handling yang harus diperhatikan adalah peralatan (alat angkut) yang digunakan alat mekanis atau nin mekanis. Tujuan utama dari material handling ialah memindahkan barang dari satu titik ke titik lain dengan biaya minimum tanpa ada pengulangan (delay) untuk pengangkutan tersebut

 

Adapun jenis alat material handling yang digunakan terdiri dari :

 

1. Ban berjalan (conveyor), dipakai dalam pabrik untuk proses produksi.

2. Derek (crane)

3. Forklift

4. Kereta Api

5. Truk

6. Container (transtanier)

7. chasis/Trailer

8. Top Loader

        Sejalan dengan kemajuan teknologi angkutan dewasa ini untuk pengiriman barang banyak digunakan peti kemas (container) terutama pelayanan.

 

• DOKUMEN ANGKUTAN

Dalam pengiriman barang dibutuhkan beberapa dokumen dalam pengangkutan yang disebut transportation ducuments.

 

Dibawah ini diberikan beberapa contoh dokumen dalam transportasi

1.  Dokumen pengiriman barang

 

Suatu perusahaan ekspedisi yang melaksanakan pengiriman barang menggunakan shipment documents sebagai bukti bagi penerima barang nantinya, bahwa barang barang tersebut telah diangkut oleh perusahaan ekspedisi.

 

2.  Surat muatan (Bill of Lading)

Di dalam bill of lading diadakan kontrak barang barang yang diangkut, hal mana sipengirim barang akan menyerahkan kepada sipenerima atas dasar perjanjian yang telah dibuat.

 

Ada pun tujuan daripada bill of lading ialah :

a. Sipenerima akan menerima barang dalam kondisi baik.

b.  Pengangkutan berdasar isi kontrak yang telah dibuat.

c.  Semua transaksi dalam pengangkutan dijelaskan dalam perjanjian.

 

3.  Dokumen bagi manajemen

Ada beberapa jenis manajemen dokumen yaitu :

a. Kontrak

Dalam kontrak dijelaskan jangka waktu, dan asal/tujuan pengiriman barang.

b. Tarif

Untuk angkutan harus jelas tarif yang dihitung untuk pengangkutan tersebut.

c. Polis asuransi

Selama dalam perjalanan barang barang yang diangkut diasuransikan terdiri dari :

• Asuransi atas kerugian barang

• Asuransi atas kerusakan barang barang

d.  Biaya biaya/cost

Dalam pengangkutan yang diperhitungkan adalah biaya uang tambang.

e.  Cif (cost insurance and freight)

Selama dalam pengangkutan yang diperhitungkan adalah biaya, asuransi dan uang tambang.

f. Franco gudang artinya si pengirim/si penjual barang hanya bertanggung jawab atas barang  sampai masuk ke dalam gudang.

g. Manifest yaitu surat muatan yang dibawa oleh nahkoda kapal memuat seluruh barang barang  dan penumpang yang diangkut.

 

 

 

 

BAB IV

 

PENUTUP

 

 

 

 

A. KESIMPULAN

 

1. Kebutuhan transportasi merupakan kebutuhan turunan (derived demand) akibat aktivitas ekonomi, sosial, dan sebagainya.

2. Sarana transportasi yang ada di darat, laut, maupun udara memegang peranan vital dalam aspek sosial ekonomi melalui fungsi distribusi antara daerah satu dengan daerah yang lain.

3. Kebanyakan dari negara maju menganggap pembangunan transportasi merupakan bagian yang integral dari pembangunan perekonomian. Ada baiknya pemerintah memperhatikan hal tersebut.

 

 

 

B. SARAN

 

1. Untuk memajukan transportasi berbagai moda di Indonesia, pemerintah harus menaruh perhatian besar pada pembangunan infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, dan bandar udara. Selain itu yang tak kalah penting adalah terus berupaya meningkatkan pelayanan dan pemeliharaan infrastruktur-infrastruktur tersebut.

2. Selain membangun berbagai infrastruktur trasnportasi, pemerintah kiranya perlu untuk selalu menyediakan transportasi yang murah dan terjangkau bagi masyarakat di daerah terpencil/pinffiran, misalnya dengan kebijakan-kabijakan untuk menurunkan harga BBM, memberikan subsidi, melakukan pengawasan ketat terhadap tata niaga dan distribusinya dan sebagainya.

02 January 2016

Ingin Tahukah Kamu Apa Itu Sukses

Sukses??. Ada seseorang yang mengatakan sukses dengan pengertian yang sederhana. Akhirnya, ia pun merasa sudah mencapai sukses meski tanpa melakukan tindakan apa-apa.
Baca juga: Inilah Alasan Mengapa Umat Islam Menghadap Ka'bah Untuk Menyembah Allah
 “ Hidup itu mengalir seperti air ”, begitu katanya. 
Dan ada juga seseorang lagi yang merumuskan arti sukses dengan pengertian yang rumit. Akhirnya, ia pun merasa arti mencapai sukses.
 “ Ya sudah lah, mau bilang apa? Pasrah saja lah, barangkali sudah takdir hidupku seperti ini ” begitu katanya. 

Jadi, apa arti dari sukses yang sebenarnya? Sukses adalah sebuah pencapaian. 
Apa yang hendak dicapai? Sukses adalah bergerak maju mencapai tujuan. 
Tujuan apa yang hendak akan dituju? Sukses adalah sebuah proses perjalanan. 
Proses perjalanan apa? Sukses adalah sebuah proses perjalanan  yang akan menghasilkan.
Baca juga: Jim Geovedi, Hacker Asal Indonesia Yang Ditakuti Dunia
 Apa yang akan didapat? Sukses adalah memperoleh penghargaan. 
Dan dari siapa?  Sukses adalah penghargaan yang diberi oleh diri kita sendiri berupa kepuasaan batin tentang hasil dari usaha dan tindakan yang selama ini susah payah kita jalani.
Semua hal di dunia ini butuh proses, begitu pula dengan menggapai kesuksesan. 
Karena sukses adalah hasil akhir dari kerasnya keinginan dan usaha yang tak kenal menyerah dalam mengerjakan sesuatu hal di dalam kehidupan.
Baca juga: AKSI INTELIJEN INDONESIA PENYELUNDUP PESAWAT TEMPUR
  
Maka itu jemputlah arti sukses kedalam dirimu, dengan cara bersungguh-sungguh serta bekerja keras pantang menyerah dalam menyikapi semua hal yang ada. Jangan pernah kamu sia-siakan hidupmu hanya untuk menunggu karena apa yang kamu tunggu itu sesuatu hal yang memiliki hasil tak pasti.

31 December 2015

KISAH NYATA: KRI IRIAN VS 20 KAPAL DESTROYER AS


Cerita ini berdasarkan kisah yang dialami oleh Letkol Laut KH (Purn.) Edi Wahyono.
Disaat telah habisnya masa tugas yang dijalani oleh KRI Irian beserta para kru awak kapalnya setelah melakukan tugas perbaikan rutin kapal di galangan kapal Admiralty, Vladivostok, Russia. KRI Irian adalah kapal penjelajah jenis Sverdlov bernomor lambung 201 kapal ini yang menjadikan AL Indonesia adalah Angkatan Laut yang terkuat di bumi bagian selatan dan kapal inilah yang memaksa Belanda untuk menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia, tak heran kalau kapal ini dijuluki SI MOSTER LAUT. Sebelum perjalanan pulang kembali ke Indonesia, hampir seluruh kru awak kapal membicarakan keinginanya untuk berlabuh di Jepang dan itu sudah menjadi rahasia umum para kru awak kapal oleh karena itu Jepang dijuluki surganya para pelaut , padahal tidak ada dalam rencana perjalanan KRI Irian untuk berlabuh di Jepang. 
Tapi apesnya rencana itu hanya menjadi  sebuah hayalan para kru awak kapal saia karena KRI Irian dikawal oleh beberapa kapal destroyer Angkatan Laut Soviet hingga melewati perbatasan perairan Jepang. Hal itu maklum jika dilakukan oleh Angkatan Laut Uni Soviet karena ingin melindungi kerahasiaan kecanggihan kapal KRI Irian, secara kecanggihan KRI Irian adalah kapal yang sangat canggih pada saat dahulu sehingga banyak para sekutu Amerika Serikat yang ingin mengintip dan Jepang adalah salahsatu sekutu AS. 
Baca juga: Isi Hati Anak Papua Untuk Saudara Sesama Papua.

Setelah lepas dari pengawalan beberapa kapal destroyer milik Angkatan Laut Uni Soviet, sang kapten KRI Irian memutuskan untuk berlabuh di Filipina untuk melepas lelah dan penat sebentar. Seperti biasanya pelaut, disana para awak bertemu oleh para pelaut-pelaut dari berbagai negara salah satunya adalah para pelaut AS yang dengan sombongnya menunjukkan foto KRI Irian yang diambil dari salah satu helikopter AS, dan spontan  awak KRI Irian tidak mau kalah dengan menunjukan beberapa foto helikopter AS yang tadi digunakan untuk mengambil foto KRI Irian dari udara sambil mengatakan “ Tidak aneh jika kamu bisa memotret kapal kami karena kapal kami berukuran sangat besar, tetapi beda dengan kami karena kami bisa memotret helikopter kalian yang berukuran  kecil”

Mereka spontan langsung tertunduk malu karena kapal mereka kalah jauh dengan kecanggihan sistem kamera yang digunakan untuk mata-mata yang dimiliki oleh KRI Irian. (Mereka bertiga adalah seorang pilot Angkatan Laut AS). Setelah bertukar foto mereka langsung masuk ke bar.


Tidak lama bersandar di Filipina, KRI Irian segera melanjutkan lagi perjalanan untuk pulang ke Indonesia. Di perairan Internasional dari kejauhan terlihat iring-iringan kapal destroyer AS, semakin lama semakin jelas iring-iringan kapal destroyer (perusak) AS yang berjumah sekitar 20 kapal meskipun berukuran lebih kecil dari KRI Irian. Walaupun saat itu Indonesia tidak memiliki permasalahan dengan AS tapi karena AS adalah sekutu Belanda, maka Amerika bukanlah sahabat Indonesia, jadi kemungkinan untuk kontak senjata dengan kapal-kapal destroyer AS itu cukup besar. Di perairan Internasional ada hukum laut yang mengatakan bahwa kapal yang ukurannya lebih kecil harus mengalah kepada kapal yang berukuran lebih besar.
Baca juga: LAPAN Ternyata Diam-Diam Pernah Merancang Pesawat Tempur Generasi Ke-5
Tapi kapal-kapal destroyer AS itu bersikap provokatif, mereka dalam formasi tempur dan seolah-olah tidak ingin memberi jalan kepada KRI Irian. Sang kapten kapal memerintahkan segera kepada para awak KRI Irian untuk siaga di setiap turret dan di pos persenjataannya masing-masing. Dalam kondisi seperti itu KRI Irian pasti akan kalah jika harus berperang dengan 20 kapal destroyer AS sendirian , tapi kekalahan KRI Irian juga akan harus dibayar mahal oleh Angkatan Laut AS, karena akan banyak juga kapal mereka yang tenggelam. Mereka berlagak seperti cross boy, dengan manuver zig-zag mengemudikan kapalnya, satu-dua kapal destroyer AS lewat, dengan ujung meriam KRI Irian mengikutinya. 
Baca juga: INDONESIA, AKU MASIH TETAP MENCINTAIMU
Baca juga: Kekayaan Natuna Yang Membuat Cina Tergiur Untuk Menguasainya
Edi Wahyono yang saat itu menjadi perwira KRI Irian tak sengaja melihat  salah satu tentara  Angkatan Laut AS yang berkulit hitam sedang berdiri di geladak kapal destroyer AS untuk mengamati KRI Irian. Sang perwira berpikir bahwa sang orang itu seperti salah satu anak buahnya yang berasal dari Ambon, karena seluruh Angkatan Laut di dunia memakai seragam yang sama yaitu baju putih celana putih. Munculah ide keisengan sang kapten KRI Irian dengan memanggil salah satu anak buahnya yang mirip sekali dengan seorang pelaut AS itu dengan berkata “Hei, lihat, dia seperti saudara kembarmu” lalu berdirilah anak buah itu di geladak kapak KRI Irian dan dia melambaikan tangannya kearah sang pelaut AS yang dikatakan mirip dengannya sambil tertawa, dengan spontan pelaut AS itu membalas aksi lambaian tangan pelaut Ambon KRI Irian dengan juga melambaikan tangannya. Aksi lambaian tangan kedua pelaut yang mirip dan yang berbeda negara itu membuat suasana yang tadinya tegang menjadi cair karena aksi saling lambai-melambaikan tangan itu menular ke beberapa awak kapal ke dua belah pihak. 
Munculah pemikiran yang terlintas di benak pikiran sang kapten KRI Irian bahwa sesungguhnya Prajurit Angkatan Laut AS pun memiliki ketakutan yang sama, bahkan bisa jadi Prajurit Angkatan Laut AS lebih takut daripada awak KRI Irian karena satu saja letusan kecil akan membuat kontak senjata yang begitu dahsyatnya.
Baca juga; Utang Adalah Gaya Baru Yang Digunakan Untuk Menjajah 
JALESVEVA JAYA MAHE


27 December 2015

Nebula Si Perhiasan Cantik Luar Angkasa


Benda langit yang baru dapat dilihat dengan jelas melalui teleskop ini, bentuk dan spetrum warna yang ditampilkannya memang luar biasa indah, mengingatkan kita akan mahakarya dari para pelukis abstrak. Tampilannya bisa berwujud seperti cincin, awan yang beraneka warna atau hanya sekedar bentukan komposisi bebas yang selaras. Asal kata Nebula berasal dari bahasa latin yang berarti kabut.
Baca juga: Munculnya Negara Penjajah Baru Yang Bernama Republik Rakyat Tiongkok (China )



Baca juga: KISAH BOCAHLUAR BIASA YANG BERAKHIR KADALUARSA

Memang Nebula terbentuk dari sejumlah gas dan debu yang bercampur dengan plsma yang kemudian menjelma menjadi awan antar bintang. Sebagai salah satu obyek dalam astronomi dan jumlahnya yang banyak, maka benda ini memiliki  nama sendiri-sendiri. Seperti Ghost of Jupiter (NGC 3242), Blinking Planetary (NGC 8626), Dunbbell (M27-NGC 6853), Ring (M57-NGC 6720), Eskimo (NGC 2392), Cats Eye (NGC 6543), Little Ghost (NGC 6359), Helix (NGC 7293), Owl (M97-NGC 3597), Red Spider (NGC 6302), Saturn (NGC 7009), Spiral Planetary (NGC 5189) dan masih banyak yang lainnya.

Para astronom menyakini seperti juga bintang- bintang lainnya, tempat kelahiran Nebula adalah daerah H11. Karena kelahiran sebuah bintang akan mengioni gas ayang ada di sekitarnya yang akan  melahirkan Nebula baru. Jika dilihat dari Bumi, sejumlah Nebula tersebut banyak yang merupakan bagian dari gugusan bintang seperti Aquila, Lyra, Gemini, Draco, Lynx, Ophiuscus, Aquarius, Perseus, Ursa Mayor, Monoceros dan Camelopardis.


24 December 2015

Memeluk Agama Memiliki Pengaruh Positif Bagi Tubuh Dan Pikiran





Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa memeluk sebuah agama memiliki pengaruh positif bagi pikiran dan tubuh manusia. Nah, berikut adalah empat manfaat kesehatan yang bisa kita peroleh dari menjadi orang yang religius, seperti dilansir Health.com.


1. Menurunkan tekanan darah
Sebuah studi yang dilakukan pada 1998 menemukan bahwa lansia yang aktif di kegiatan keagamaan memiliki risiko tekanan darah tinggi40% lebih kecil dibandingkan mereka yang kurang aktif. Dalam studi ini, para peneliti dari Duke University Medical Center mengukur tekanan darah dari sekitar 4.000 peserta, dan mewawancarai mereka tentang seberapa aktif mereka dalam kegiatan keagamaan.

Baca juga: Inilah Sektor ABC Wilayah Udara RI Yang Dikuasai Oleh Singapura

2. Lebih bersyukur
Menurut sebuah studi yang diulas dalam American Sociological Review tahun 2010, orang religius memiliki kehidupan yang lebih bahagia dan penuh rasa syukur. Hal itu dikarenakan mereka sering bertemu dan berkumpul dengan banyak teman di tempat ibadah mereka.


3. Sistem kekebalan tubuh yang baik
Mereka yang menghadiri acara keagamaan setidaknya sekali seminggu dikatakan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat. Sebuah studi yang dilakukan oleh Duke University Medical Center pada 1.718 manula menemukan bahwa mereka yang jarang pergi ke tempat ibadah memiliki tingkat interleukin-6 lebih tinggi, protein inflamasi yang terdapat di sistem kekebalan tubuh yang terkait dengan jenis kanker tertentu, penyakit autoimun, dan beberapa infeksi virus.

Baca juga: Rapatkanlah Kakimu Ketika Sholat
Baca juga: Ternyata Amerika Gentar Dengan Indonesia

4. Memilik usia lebih panjang
Studi yang dilakukan pada 1999 menemukan bahwa pergi ke tempatibadah lebih dari sekali seminggu bisa memperpanjang usia hingga tujuh tahun. Dan mereka yang jarang pergi ke tempat ibadah memiliki risiko kematian 1,87 kali lebih besar dibanding mereka yang rajin.
Inilah empat manfaat kesehatan yang didapatkan oleh orang religius. Dan para peneliti menemukan bahwa mereka yang aktif dalam kegiatan keagamaan memiliki kesehatan fisik dan mentalyang lebih baik dibanding mereka yang jarang.


Baca juga: Jimat Jendral Besar Soedirman
Baca juga: ISIS Yang Sangat Misterius